Hal yang Ditanyakan saat Interview dan Cara Mengatasinya

Untuk melakukan wawancara, Anda harus tahu terlebih dahulu mengenai hal yang ditanyakan saat interview. Mungkin tidak akan sama semua, namun setidaknya Anda sudah mempersiapkan diri atas segala pertanyaan yang diberikan, agar tidak salah dalam menjawab.

Interview merupakan sebuah tahapan dalam penerimaan karyawan di sebuah perusahaan. Banyak orang yang mengalami kesusahan pada fase ini, hal tersebut dikarenakan grogi sehingga keliru dan salah dalam menjawab berbagai pertanyaan yang sudah diajukan.

Serta mengapa tertarik pada perusahaan tersebut, dan mengapa tertarik pada posisi yang dilamar. Perlu menjadi perhatian, terkadang HRD juga memberikan contoh kasus untuk Anda selesaikan, agar bisa melihat cara Anda menyelesaikan masalah tersebut.

Trik Mengatasi yang Ditanyakan saat Interview

Terdapat beberapa trik yang bisa Anda gunakan dalam wawancara tersebut. Pertama, tetap dalam keadaan tenang agar tidak terlihat grogi, sehingga pertanyaan bisa dijawab dengan yakin dan percaya diri. Kedua, jawablah pertanyaan menggunakan bahasa formal dan sopan.

Maka dari itu, penting sekali untuk memahami hal yang ditanyakan saat interview agar Anda tidak grogi dan bisa memberikan jawaban terbaik. Sehingga HRD bisa mempertimbangkan untuk menerima Anda menjadi bagian dari perusahaan tersebut.

Pada umumnya, pertanyaan yang biasa muncul adalah mengenai CV yang berisi tentang data diri, pendidikan terakhir, pengalaman kerja dan organisasi, serta skill yang dimiliki. Namun, perlu menjadi perhatian, bahwa Anda juga harus mengetahui cara interview yang baik.

Hal yang ditanyakan saat interview seringkali berisi tentang data diri, pengetahuan mengenai jobdesk atas posisi yang ingin dilamar, dan juga pengetahuan tentang perusahaan. Anda juga akan ditanyai mengenai kelebihan dan kekurangan dalam diri.

Ketiga, jangan datang terlambat, karena hal tersebut akan menjadi penilaian khusus. Hal tersebut berlaku pada interview online maupun offline. Keempat, jelaskan mengenai kelebihan dan kemampuan yang dimana bisa membedakan Anda dengan kandidat lainnya.

Kelima, Anda bisa mencari tahu terlebih dahulu mengenai perusahaan, tempat Anda melamar kerja. Mencari tahu mengenai berbagai informasi mengenai pekerjaan serta posisi yang diinginkan, mulai dari gajinya hingga tanggung jawabnya yang ditanyakan saat interview.

Perhatikan setiap detail pertanyaan dan jawablah sesuai kemampuan. Hindari memutar-mutar kalimat yang intinya hanya pada satu poin saja. Sebab, hal tersebut akan terlihat membuang waktu dan membuat HRD menilai bahwa Anda terlalu berbelit-belit.

Pastikan bahwa gaji serta pekerjaan sesuai dengan jobdesk yang seharusnya. Sehingga, Anda tidak perlu mengerjakan pekerjaan diluar jobdesk, dan tetap mendapatkan uang lembur maupun insentif pada saat sudah diterima sebagai kariawan pada perusahaan tersebut.

Jangan menjatuhkan orang lain ketika ditanya mengenai kelebihan Anda dengan kandidat yang lainnya. Hal tersebut juga akan masuk dalam penilaian. Perlu diketahui, jika Anda mempunyai kemampuan yang baik, namun attitude tidak baik, HRD tetap akan mempertimbangkan.

Deretan Pertanyaan Sulit yang Sering Hadir

Perlu menjadi perhatian, bahwa selain pertanyaan-pertanyaan umum, terdapat juga yang sulit. Dimana hal tersebut harus benar-benar Anda pelajari. Biasanya pertanyaan tersebut sesuai dengan posisi yang ingin Anda lamar.

Contohnya seperti ketika Anda melamar menjadi penulis artikel SEO, maka Anda harus mengetahui mengenai pengertian SEO, cara mengalisis kata kunci agar sesuai dengan ketentuan SEO dan lainnya.

Pertanyaan seperti apa rencana Anda dalam 5 tahun kedepan juga harus dipikirkan matang-matang. Lingkungan kerja seperti apa yang diinginkan serta apakah bersedia ditempatkan di luar kota. Sebelum melamar sebuah pekerjaan pastikan Anda sudah tahu cara menjawabnya.

Hal yang ditanyakan saat interview bisa jadi hal random yang tidak pernah terpikirkan, jika hal tersebut mengarah pada privasi dan tidak ada sangkut pautnya dengan pekerjaan, maka Anda bisa menolak untuk menjawabnya.